Rabu, 28 November 2012

Seram, di Himalaya ada danau tengkorak



Danau tengkorak ini bernama danau Roopkund yang terletak di ketinggian 5.029 meter (16.500 kaki) di sekitar pengunungan Himalaya, Roopkund, India. Pada danau ini terdapat sejumlah misteri menarik. Danau ini disebut danau tengkorak sejak ditemukan kuburan massal yang didalamnya terdapat sekitar 300-600 kerangka manusia oleh penjaga taman nasional pada tahun 1942.


Dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa kerangka-kerangka ini berasal dari manusia yang telah mati sekitar abad ke-12 sampai 15 yang kematiannya disebabkan oleh bencana alam seperti longsor, badai salju atau epidemi.


Dari cerita rakyat lokal disebutkan penyebab kematian manusia tersebut yaitu terdiri dari beberapa sebab seperti orang-orang dari Tibet yang mengembara atau pedagang yang telah tersesat, dan orang yang melakukan bunuh diri ritual, serta tentara yang kalah, dll.

Pada tahun 2004, sebuah tim Ilmuan Eropa dan India dikirim oleh National Geographic Channel untuk mengunjungi danau Roopkund untuk melanjutkan penelitian. Pada penelitian mereka menemukan harta antropologis seperti mayat yang terawat baik, perhiasan, tulang dan tengkorak.


Kemudian pada kerangka tersebut dilakukan lah tes DNA dan mendapat hasil bahwa kerangka tersebut merupakan miliki 2 kelompok yang berbeda. Kelompok pertama memiliki ciri perawakan lebih pendek yang kemungkinan mereka adalah pengrajin lokal atau porter, dan kelompok kedua memiliki ciri keperawakan lebih tinggi yang kemungkinan berasal dari anggota klan yang sama dengan kelompok pertama.

Penelitian terbaru dilakukan tim NGC, mengungkapkan bahwa telah ada kesalahan data kronologis pada penanggalan yang dilakukan sebelumnya. Kerangka kerangka ini dianggap berasal dar abad ke 9. Para ilmuwan dari London dan Hyderabad memeriksa tengkorak untuk mengetahui apakah kerangka kerangka tersebut mengalami patah tulang, yang mereka anggap sebagai hasil dari hujan badai yang disertai bola bola es (hailstorm) secara tiba-tiba. Bola es yang terjadi disini volumenya luar biasa besar - rata-rata seukuran bola tenis.


Tidak heran bahwa siapa pun yang terkena Hailstorm di Garhwal Himalaya tanpa ampun akan binasa. Udara beku dan hantaman bola bola es besar memberikan kontribusi terhadap holocaust mereka. Dan diperkirakan bahwa lebih dari satu longsor telah melanda Roopkund sejak kematian orang orang itu. Longsor inilah yang mengubur beberapa mayat ke dasar danau, dimana mayat mayat tersebut masih ditemukan utuh, terawetkan di bawah es.



Jika pun teori penyebab kematian tragis ini benar, ada satu pertanyaan lagi yang menyusul dan membingungkan. Yaitu tentang kemana orang-orang ini pergi. Roopkund bukanlahh sebuah daerah historis signifikan dan tidak ada jejak dari setiap rute perdagangan ke Tibet telah ditemukan disini. Roopkund juga bukan situs untuk ziarah yang menarik sekelompok besar orang.

Minggu, 25 November 2012

Hutan batu Lena, saksi awal kehidupan dunia



Hutan batu Lena adalah sebuah hutan yang terdiri dari batu-batu besar alami yang menjulang tinggi yang juga disebut dengan Stone Forest Lena, yang terletak sekitar 60 km ke hulu dari Yakutsk, di Rusia. Hutan batu ini memiliki tinggi 150 meter yang membentang di sepanjang sungai sekitar 80 km.


Hutan batu ini menjadi saksi bisu awal kehidupan di dunia, karena hutan ini telah ada sebelum adanya manusia dan makhluk lainnya di muka bumi. Di Hutan batu Lena terdapat bukti-bukti yang luar biasa dari sejarah awal terbentuknya populasi kehidupan di bumi karena sejumlah fosil organisme purba ditemukan disini, menjadi bukti yang diawetkan dengan cara unik oleh alam, dari tahap yang sangat penting dalam "booming" sejarah dunia organik dan keanekaragaman hayati, yang terjadi di zaman Kambrium rendah. 


Di hutan ini juga ditemukan fosil-fosil fauna raksasa seperti mammoth (Mammulhus Primigenius Blum), bison (Bison priscus BoJ), badak putih (Coelodonta antiguibatis Blum), kuda lena (Eggus lenensis Russ), dan Reindeer (Rangifer tarandus L).

Hutan ini sering dikunjungi oleh para wisatawan, namun untuk perjalanan kesana dibutuhkan waktu yang lama. Untuk kesana kita harus melalui jalur air (sungai) dengan menaiki perahu selama 3 hari dari kota Yakutsk walaupun jaraknya 60 km, karena pada perjalanan ini dibutuhkan waktu yang lama.


Selasa, 20 November 2012

Miniatur Bandara Internasional Hamburg, terbesar dan terlengkap di dunia


Manusia sebagai makhluk dengan penuh kreatifitas mampu membuat sebuah sesuatu yang sangat menakjubkab untuk dilihat. Salah satunya yaitu membuat miniatur salah satu airport di Jerman yakni Bandara Internasional Hamburg Fuhlsbütte.


Miniatur ini persis dengan bentuk airport aslinya. Di dalam bandara ini lengkap seperti layaknya di bandara Hamburg tersebut. Yaitu terdiri dari 40 pesawat, 40.000 lampu, 15.000 patung sebagai pelengkap, 500 mobil baik di dalam bandara maupun di luar bandara, 10.000 pohon yang tersebar disekitar bandara, 50 kereta api, 1000 wagon, 100 rambu-rambu, 200 switch dan 300 bangunan.


Untuk membuat miniatur yang super lengkap dan mewah ini dibutuhkan waktu selama 7 tahun dengan biaya $4.800.000 USD. Sangat fantastis !!

Suasana Didalam Bandara






Suasana Diluar Bandara






Ada stasiun kereta api juga


Dan berikut Video nya



Sabtu, 10 November 2012

Mesjid terapung di dunia


Mesjid merupakan rumah Allah dan tempat beribadah kaum muslimin. Seiring perkembangan teknologi, desain arsitek mesjid di dunia semakin bagus dan buat kita terkagum. Salah satunya yaitu di bangunnya mesjid terapung di atas air, baik di laut ataupun di danau.

Berikut Ladang Pengetahuan akan memberikan contoh mesjid terapung yang ada di berbagai negara di dunia

1.  Mesjid di Jeddah, Saudi Arabia (Rumah nenek moyang Siti Hawa)



2.  Floating Mosque di Dubai, UEA



3.  Mesjid terapung di Selat Malaka, Malaysia



4.  Mesjid Tengku Tangah Zaharah, Trengganu, Malaysia



5.  Masjdi Haj Ali, Mumbai, India



6.  Mesjid Terapung Tanjung Bungah, Malaysia



7.  Mesjid 99 Al-Makazzary, Makasar, Indonesia


8.  Mesjid Raya Ternate, Indonesia






Jumat, 02 November 2012

Tomioka, kota hantu di Jepang



Selamat sore sobat sekalian. Untuk mengurangi kebosanan dan gerah di sore ini, Ladang Pengetahuan akan berbagi pengetahuan kepada sobat tentang salah satu kota yang dijuluki kota hantu di Jepang yakni kota Tomioka.

Kota ini disebut kota hantu bukan berarti karena banyak hantu disini, tetapi di kota ini tidak ada penghuninya sama sekali. Ini terjadi semenjak bocornya pembangkit listrik tenaga nuklir yang ada di Fukushima akibat Tsunami Jepang tahun 2011 lalu. Sekitar 52 ribu penduduk warga kota ini memilih meninggalkan kota Tomioka karena takut bahaya radiasi nuklir di kota tersebut. Ini disebabkan karena kota Tomioka ini hanya berjarak 20 km dari Fukushima.



Kendaraan, rumah, dan binatang ternak ditinggalkan begitu saja. Tidak salah kota ini disebut kota hantu yang hening dan sepi tanpa tanda-tanda kehidupan di dalamnya.




Kota ini dilarang untuk dimasuki karena tingkat radiasi di kota ini sangat tinggi. Sebentar saja di kota tersebut, tingkat radiasi pada tubuh bisa terdeteksi mencapai 0.042 millisieverts per jam atau 10 kali lebih tinggi dari pada sinar X.


Sabtu, 20 Oktober 2012

Jalan Raya terekstrim di dunia


1. The Death Road (Bolivia)
Yungas Road sebelah utara yg dikenal sbg Death Road (Jalan Kematian) terletak di km 61 s/d 69 dari kota La Paz menuju ke Coroico (Ibukota Bolivia, wilayah Amazon) di propinsi Yungas, Bolivia. Di thn 1995 Inter American Development Bank menjulikinya sebagai Jalan Kematian. Diperkirakan 200-300 orang per tahun meninggal saat melintasi jalur ini.


Di akhir tahun 2006, setelah dibangun selama 20 thn, sebuah jalan lintas (by pass) dari La Paz menuju Coroico akhirnya bisa dipakai. Akibatnya Jalan Kematian ini tidak lagi seramai dulu. Bisa ditebak, tingkat kecelakaan-pun menurun




Berikut adalah videonya



2. Ruta 5: Arica to Iquique Road (Chile)
Jalanan dari Afrika menuju Iquique ini terkenal berbahaya. Saat mengendara dengan kecepatan tinggi, maka angin dari samping yang amat kencang bisa mendorong mobil kita terjun ke lembah yang dalam. Apalagi saat ada yang menyalip, maka kekuatan angin akan semakin berlipat. Karena letaknya di tengah padang pasir, maka seringkali muncul halusinasi yang bisa menipu pandangan para pengendara. Oleh karena itu untuk bisa selamat dari jalanan ini dibutuhkan konsentrasi yang berlebih dalam berkendara



3. Sichuan-Tibet Highway (China)
Jalan raya Sichuan-Tibet memiliki kemiringan yg tinggi, yaitu di daerah antara Chengdu dan Tibet. Tanah longsor dan salju longsor seringkali terjadi di daerah ini, yangg menjadikan jalanan ini menjadi sangat berbahaya.


4. Patiopoulo-Perdikaki Road (Greece)
Jalan ini merupakan satu jalur pendek yang sangat ramai, yang membentang antara Patiopoulo ke Perdikaki, Yunani. Jalurnya menanjak serta berbahaya krn banyak bagian-bagian yan rusak serta berbukit-bukit tanpa penerangan ataupun fasilitas keamanan yang memadai. Kendaraan yang melintasi bukit seringkali tidak melihat kendaraan lain yang menuju ke arahnya. Apalagi di jalur ini seringkali dipakai oleh pejalan kaki, ternak, truk, bus dan mobil.


5. Guoliang Tunnel Road (China)
Jalan di gunung Taihang dibangun oleh penduduk setempat. Selama lima tahun, terowongan dengan panjang 1,2 km, tinggi 5 meter dengan lebar 4 meter ini dibangun. Beberapa orang meninggal dalam kecelakaan selama pembangunan jalan tersebut. Terowongan tersebut akhirnya dibuka pada tanggal 1 Mei 1977. Letaknya di propinsi Hunan, RRC